masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE | Binjai - Musibah pohon tumbang yang terjadi di kawasan Tanah Lapang Merdeka, Kota Binjai, pada Kamis (30/7/2026) sore, menyisakan duka bagi masyarakat. Hujan deras yang disertai angin kencang sekitar pukul 17.30 WIB menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa seorang pedagang kaki lima yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut sontak mengundang kepanikan warga yang berada di kawasan Tanah Lapang Merdeka. Masyarakat bersama unsur pemerintah dan para pemangku kepentingan bergerak cepat melakukan evakuasi dengan mengangkat batang pohon yang menimpa korban. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Binjai untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Atas musibah tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada korban beserta keluarga. Ketua KNPI Kota Binjai, Randi Permana, S.AP, berharap korban segera pulih dan memperoleh perawatan terbaik dari tim medis.
"Kami turut berduka atas musibah yang menimpa salah seorang warga Kota Binjai. Semoga korban segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," ujar Randi.
Randi juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., yang langsung mendatangi korban di RSUD Binjai sesaat setelah kejadian.
Menurutnya, kehadiran Sekda di tengah korban merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Sikap responsif tersebut dinilai mampu memberikan dukungan moral bagi korban dan keluarganya.
"Kehadiran Bapak Sekda sebagai representasi Pemerintah Kota Binjai menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Ini adalah bentuk kepedulian yang patut diapresiasi," katanya.
Selain itu, KNPI Kota Binjai berharap korban juga mendapatkan perhatian lebih lanjut, termasuk bantuan maupun santunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi korban bencana.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Upaya mitigasi terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan di ruang publik juga diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Hingga berita ini ditulis, korban masih menjalani perawatan di RSUD Binjai, sementara masyarakat berharap kondisi kesehatannya segera membaik.
(Redaks)






