• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    Gelap Gulita! Listrik Padam Massal Lumpuhkan Sumut, Sumbar, Riau hingga Aceh | Agoes Embun | 22 Mei 2026 | 18:45 WIB

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Jumat, 22 Mei 2026, Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T13:05:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    RADARHUKUM.SITE, Medan — Pemadaman listrik berskala besar melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau hingga Aceh pada Jumat (22/5/2026) malam. Gangguan terjadi secara serentak dan menyebabkan sebagian besar kawasan di wilayah Sumbagut gelap total.

    Informasi sementara menyebutkan, gangguan berasal dari sistem gardu induk pembangkitan dan jaringan transmisi tegangan tinggi yang menghubungkan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT).

    Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan SBU dilaporkan mengalami blackout atau padam total sejak sekitar pukul 18.45 WIB.

    General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, membenarkan adanya gangguan besar pada sistem transmisi listrik tersebut. Pihak PLN, kata dia, saat ini masih berjibaku melakukan pemulihan jaringan secara bertahap.

    “Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini terjadi gangguan pada sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Tim PLN sedang melakukan proses recovery sistem,” ujarnya dalam keterangan singkat.

    Gangguan disebut terjadi pada jaringan transmisi 275 kV Ruamai–Muaro Bungo yang berdampak luas terhadap interkoneksi kelistrikan di wilayah Sumatera bagian utara dan tengah.

    Dampaknya, ratusan ribu rumah warga, pusat aktivitas ekonomi, fasilitas umum hingga jaringan komunikasi di sejumlah daerah di Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau ikut terdampak pemadaman.

    Sejumlah warga di Medan, Pekanbaru, Padang hingga Banda Aceh melaporkan listrik padam mendadak pada waktu hampir bersamaan. 

    Kondisi tersebut sempat memicu kemacetan di beberapa titik akibat lampu lalu lintas tidak berfungsi.

    PLN memperkirakan proses normalisasi membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung kondisi sistem dan keberhasilan sinkronisasi jaringan di lapangan.

    Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan masih terus berlangsung. PLN mengimbau masyarakat tetap tenang, menghemat penggunaan perangkat listrik saat aliran kembali normal, serta waspada selama pemadaman berlangsung. (red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (61) Nasional (43) Medan (27) Daerah (6) Tokoh (5) Binjai (4) Redaksi (4) Hari Lahir Pancasila (3) Langkat (3) kakorlantas polri (3) Aceh (2) HUKUM (2) #hukum #politik #narkoba (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #bisnis #phk #dpr #tiktok #tokopedia #senayan #kementrian (1) #politik #hukum (1) API (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BGN (1) Bencana (1) Biaya (1) Dairi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) GNI (1) HMI (1) IYE (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) Labahunbatu (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) NASIONAL (1) Pengawasan (1) Program MBG (1) Pusat (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) Sosial - Politik - Agama (1) Tamiang (1) Tanah (1) Transformasi Humanis (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) gni (1) gni jabodetabek (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)