masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE, Pematangsiantar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-XIII yang akan diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar pada 20 Juni 2026 mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs. H. Muhammad Ali Lubis, yang menilai bahwa kegiatan FASI merupakan sarana penting dalam membina generasi muda Islam yang berakhlakul karimah, berwawasan keislaman, serta memiliki semangat mencintai Al-Qur'an dan masjid sejak usia dini.
Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Muhammad Choir Parinduri, S.H.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan FASI XIII menjadi momentum strategis dalam membentuk karakter anak-anak dan remaja yang religius serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana, Muhammad Novrizal, S.Th.I., menjelaskan bahwa berbagai persiapan terus dimatangkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.
Menurutnya, FASI XIII tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para santri dan anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Panitia mengabarkan bahwa pembukaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-XIII akan digelar pada 20 Juni 2026 di Kota Pematangsiantar dan direncanakan akan dihadiri oleh Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan Forkopimda tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pembinaan generasi muda Islam yang unggul, cerdas, dan berkarakter. Melalui penyelenggaraan FASI XIII, BKPRMI Kota Pematangsiantar berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penerus bangsa yang berintegritas serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.
"FASI merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi Qurani yang berkualitas dan berakhlak mulia sebagai investasi masa depan bangsa," demikian harapan yang disampaikan panitia pelaksana.
(Redaksi)



