• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, DLH Labura Beberkan Hasil Pemeriksaan PT. KISS

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Minggu, 24 Mei 2026, Mei 24, 2026 WIB Last Updated 2026-05-25T03:39:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    RADARHUKUM.SITE, LABUHANBATU UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pembinaan dan pengawasan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS), Kamis (21/5/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: 800.1.11.1/578/DLH-01/2026 sebagai tindak lanjut atas pengaduan masyarakat yang disampaikan Persatuan Generasi Muda (PGM) Labura melalui surat nomor: 80/B/Sek/05/2026.

    Dalam laporan itu, masyarakat menduga adanya pembuangan limbah cair sawit secara sembarangan menggunakan mesin dan pipa berwarna merah yang mengarah langsung ke sungai. Selain itu, dilaporkan pula adanya kebocoran pada kolam penampungan limbah milik perusahaan yang diduga mengalir hingga ke badan sungai.


    Tim DLH Labura yang terdiri dari Paduar Sinaga, SKM., M.M., Herman Rinto Harahap, S.Kep., Ns., M.M., Nerti Eka Pentarina Lumbantobing, SKM., dan Putri Ageng Yutriana, S.T., turun langsung ke lokasi perusahaan di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

    Berdasarkan hasil pembinaan dan pengawasan, tim DLH menyatakan tidak menemukan adanya “pipa siluman” sebagaimana yang dilaporkan masyarakat. DLH menjelaskan bahwa foto yang dilampirkan dalam pengaduan merupakan outfall dari sistem penataan limbah yang telah memiliki dokumen Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah.

    Sementara itu, terkait dugaan rembesan limbah, tim menemukan kondisi tersebut disebabkan oleh pohon kelapa sawit yang tumbang beserta akarnya sehingga menimbulkan rongga pada tanah di sekitar area penampungan. 

    Namun, pihak perusahaan disebut telah melakukan penanganan dengan menutup dan memadatkan kembali tanah sehingga rembesan tidak lagi terjadi.

    DLH Labura menegaskan bahwa kegiatan pengawasan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus upaya memastikan pengelolaan lingkungan perusahaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. (red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (68) Nasional (45) Medan (27) Daerah (6) Tokoh (5) Binjai (4) Redaksi (4) Hari Lahir Pancasila (3) Langkat (3) kakorlantas polri (3) Aceh (2) GNI (2) HUKUM (2) gni (2) #BNNP #Sumut #Narkoba #Hukum (1) #HUT #TIDAR #SUMUT #INDONESIA #POLITIK #SOSIAL (1) #Hukum #Agama #Politik #Islam (1) #hukum #politik #narkoba (1) #kadisdik #labuhanbatu (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #hukum (1) #politik #hukum #sosial (1) API (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BGN (1) Bencana (1) Biaya (1) Dairi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) HMI (1) IYE (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) Labahunbatu (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) NASIONAL (1) Pengawasan (1) Program MBG (1) Pusat (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) Sosial - Politik - Agama (1) Tamiang (1) Tanah (1) Transformasi Humanis (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) jabodetabek (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)