masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE, LABUHANBATU UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pembinaan dan pengawasan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS), Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: 800.1.11.1/578/DLH-01/2026 sebagai tindak lanjut atas pengaduan masyarakat yang disampaikan Persatuan Generasi Muda (PGM) Labura melalui surat nomor: 80/B/Sek/05/2026.
Dalam laporan itu, masyarakat menduga adanya pembuangan limbah cair sawit secara sembarangan menggunakan mesin dan pipa berwarna merah yang mengarah langsung ke sungai. Selain itu, dilaporkan pula adanya kebocoran pada kolam penampungan limbah milik perusahaan yang diduga mengalir hingga ke badan sungai.
Tim DLH Labura yang terdiri dari Paduar Sinaga, SKM., M.M., Herman Rinto Harahap, S.Kep., Ns., M.M., Nerti Eka Pentarina Lumbantobing, SKM., dan Putri Ageng Yutriana, S.T., turun langsung ke lokasi perusahaan di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, untuk melakukan pemeriksaan lapangan.
Berdasarkan hasil pembinaan dan pengawasan, tim DLH menyatakan tidak menemukan adanya “pipa siluman” sebagaimana yang dilaporkan masyarakat. DLH menjelaskan bahwa foto yang dilampirkan dalam pengaduan merupakan outfall dari sistem penataan limbah yang telah memiliki dokumen Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah.
Sementara itu, terkait dugaan rembesan limbah, tim menemukan kondisi tersebut disebabkan oleh pohon kelapa sawit yang tumbang beserta akarnya sehingga menimbulkan rongga pada tanah di sekitar area penampungan.
Namun, pihak perusahaan disebut telah melakukan penanganan dengan menutup dan memadatkan kembali tanah sehingga rembesan tidak lagi terjadi.
DLH Labura menegaskan bahwa kegiatan pengawasan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus upaya memastikan pengelolaan lingkungan perusahaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. (red)






