• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Soroti Penggusuran Lapak Pedagang, Dhani Lubis : Walikota Binjai Tidak Pro Rakyat & Hanya Berani Dengan Masyarakat Kecil

    REDAKSI
    Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T10:27:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    RADARHUKUM.SITE, Binjai - Aktifis hukum Kota Binjai, Dhani Aulya Lubis, ikut menyoroti penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Binjai melalui Tim Terpadu di beberapa lokasi yang ada di Kota Binjai baru baru ini. 

    Dengan digusurnya puluhan Pedagang Kaki Lima tanpa mencari alternatif lokasi lain, Dhani menilai Walikota Binjai sebagai Kepala Daerah tidak pro rakyat. 

    "Para pedagang digusur tanpa diberikan solusi untuk berjualan di lokasi lain. Masyarakat khususnya pedagang yang ditertibkan merasa dizholimi. Apalagi para pedagang hanya mencari uang untuk menghidupi anak dan istrinya. Sementara masih banyak yang harus dibenahi di Kota Binjai ini," ucap Dhani dengan nada kesal saat dikonfirmasi awak media, Kamis (9/4/26). 

    Ditegaskan Dhani, seharusnya Walikota Binjai bersikap bijaksana dan mempunyai hati nurani untuk mencarikan solusi tempat atau lokasi yang layak bagi para pedagang yang ditertibkan. 

    "Kalau memang mau ditertibkan, jangan tebang pilih. Banyak trotoar yang diperuntukkan bagi pengguna jalan malah digunakan sebagai usaha para pemilik usaha. Lihat saja di sepanjang jalan Sudirman, Mahkota Ponsel, bengkel Sepeda Motor di Jalan Imam Bonjol. Bahkan banyak lagi tempat tempat lainnya. Kenapa sampai saat ini tidak ditertibkan," tegas Dhani. 

    Sebagai aktifis hukum Kota Binjai, Dhani pun menilai jika Walikota Binjai hanya berani dengan masyarakat kecil. 

    "Jika ingin ditertibkan, tertibkan dulu tempat tempat yang menimbulkan maksiat. Barak narkoba maupun lokasi lainnya yang melanggar aturan seharusnya menjadi prioritas. Bukan malah menggusur pedagang tanpa memberikan alternatif untuk berjualan,"  beber Dhani sembari mengaku prihatin dengan keadaan yang ada.  

    Infrastruktur atau fasilitas umum diakui Dhani, seharusnya juga menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kota Binjai. 

    "Sama sama kita ketahui masih banyak jalan yang berlubang di Kota Binjai ini dan kerap menimbulkan kecelakaan. Belum lagi persoalan sampah maupun parkir. Tentunya kita miris melihatnya," ucapnya. 

    Tokoh pemuda Kota Binjai ini juga ikut menyoroti seorang Ibu Rumah Tangga yang lapak usahanya di Jalan Bandung, dibongkar oleh Satpol PP Binjai dan Tim Terpadu baru baru ini. 

    "Kasihan ibu itu. Sambil menangis ia menceritakan kekecewaannya atas penggusuran itu. Apalagi ibu mengaku jika sebelumnya ia sebagai tim sukses  Walikota Binjai yang berjanji akan memperjuangkan masyarakat kecil. Namun faktanya ibu tersebut kecewa karena Walikota Binjai dinilai ingkar janji," urai Dhani Aulya Lubis. 

    Sebagai warga Kota Binjai, Dhani pun berharap kepada Walikota Binjai untuk memberikan pelayanan yang baik kepada warganya. 

    "Alangkah baiknya jika para pedagang tersebut dibina dan diberikan lokasi bahkan diberikan bantuan. 

    "Walau alasannya menegakkan Perda, namun Pemko Binjai dalam hal ini harus menggunakan hati nurani juga. Masyarakat Binjai butuh kerja, sementara lapangan pekerjaan tidak ada. Dengan digusurnya para pedagang, bukan tidak mungkin malah bertambah pengangguran. Untuk itu, Walikota harus bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan sehingga masyarakat kecil tidak menjadi korban dari sebuah kebijakan atau keputusan," demikian tutup Dhani Lubis diakhir ucapannya.

    (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini