masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE, Medan – Kesadaran akan pentingnya kompetensi yang diakui secara nasional terus meningkat di kalangan pelaku usaha. Hal tersebut terlihat dari antusiasme sekitar 70 pengusaha yang menghadiri Sosialisasi Pentingnya Sertifikasi Kompetensi BNSP RI yang diselenggarakan pada Jumat, 15 Mei 2026, di Rumah Ide Kopi Bilal Ujung, Medan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kumpulan Pengusaha Medan ini menghadirkan Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., praktisi pengembangan sumber daya manusia sekaligus Direktur KAMI Kompeten Indonesia, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Ivan Suaidi menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti pengakuan atas kemampuan seseorang sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi tersebut dinilai semakin penting di tengah persaingan dunia usaha yang menuntut sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan memiliki kompetensi yang terukur.
"Di era persaingan yang semakin kompetitif, pengalaman saja tidak selalu cukup. Kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi menjadi nilai tambah yang meningkatkan kepercayaan mitra kerja, pelanggan, maupun investor. Sertifikasi juga menjadi investasi jangka panjang bagi individu dan perusahaan," ujar Ivan.
Selain membahas manfaat sertifikasi bagi tenaga kerja, Ivan juga mengajak para pelaku usaha untuk mulai membangun budaya kompetensi di lingkungan perusahaan. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas layanan, serta daya saing bisnis di tingkat nasional maupun global.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai skema sertifikasi yang dapat diterapkan di sektor usaha, manfaat sertifikasi bagi pengembangan karier karyawan, hingga peluang kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga sertifikasi profesi.
Panitia, Firda, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan pengusaha Medan.
"Kami melihat masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya sertifikasi kompetensi. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pengusaha semakin menyadari bahwa investasi terbaik bukan hanya pada teknologi atau modal, tetapi juga pada peningkatan kompetensi sumber daya manusianya. Dengan SDM yang kompeten, bisnis akan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu bersaing di era global," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir dari berbagai sektor usaha. Menurutnya, tingginya minat mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pengembangan kompetensi di kalangan pelaku usaha terus meningkat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha di Kota Medan yang memahami pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis. Selain meningkatkan kualitas individu, sertifikasi juga diharapkan mampu memperkuat daya saing perusahaan dan mendorong lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha. (Red)







