Iklan

Warga Kelimpungan Cari Elpiji 3 Kilogram, Ini Penjelasan Pemkab Labura dan Hiswana Migas

MEDIA ONLINE NASIONAL
Kamis, 04 Juni 2026, Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T09:28:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
RAFARHUKUM.SITE, LABUHANBATU UTARA – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Utara dan sejumlah daerah lain di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini disebabkan oleh terganggunya distribusi akibat padatnya hari libur nasional dan cuti bersama pada bulan Mei, yang berdampak pada keterlambatan pengiriman LPG ke daerah.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Labuhanbatu Utara, Sukardi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah PT Pertamina Patra Niaga melalui Hiswana Migas untuk memastikan penyebab dan penanganan kelangkaan tersebut. Kamis 4 Juni 2026


“Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak koordinator pendistribusian Elpiji 3 kilogram, banyaknya hari libur pada bulan Mei menyebabkan proses distribusi mengalami keterlambatan, sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan pasokan di beberapa daerah,” ujar Sukardi saat dikonfirmasi.

Akibat keterlambatan tersebut, pasokan gas elpiji 3 kilogram di tingkat pangkalan dan pengecer sempat terbatas, sehingga menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro.

Namun, pemerintah memastikan dalam beberapa hari ke depan distribusi akan kembali normal. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara juga terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi Elpiji 3 kilogram untuk menjaga stabilitas pasokan di masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap harga jual juga dilakukan agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami terus melaksanakan monitoring untuk menjaga stabilitas harga sesuai HET. Informasi dari Hiswana Migas, dalam beberapa hari ke depan pasokan akan kembali normal,” tambah Sukardi.

(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

Terkini