Kita hanyalah pengelana,
singgah sejenak di tepian waktu,
meminum embun usia
lalu melanjutkan langkah
menuju Istana Sang Raja.
Tak ada yang dibawa pulang,
tak pula mahkota dunia yang dihitung;
hanya ruku' yang khusyuk,
dan sujud yang basah oleh rindu,
yang menjadi saksi di hadapan-Nya.
Saat tirai perjalanan disingkapkan,
dan kita dipersilakan duduk
di hamparan kasih yang tak bertepi,
semoga terdengar salam keselamatan,
sejuk seperti angin dari taman keabadian,
dan damai mengalir ke seluruh jiwa.
Ya Allah,
ampunilah segala jejak khilaf kami,
limpahkan rahmat-Mu yang lebih luas dari samudera,
angkatlah derajat kami sebagai insan
dengan ketenangan yang Engkau ridai,
dan jadikan hati kami bening
seperti cermin yang hanya memantulkan Cahaya-Mu.
Maka berdamailah dengan takdir,
bergembiralah dalam syukur,
dan berserah dirilah sepenuhnya
di Jalan Cinta yang telah Engkau bentangkan.
Sebab pada akhirnya,
yang tinggal bukan nama,
bukan pula pujian manusia,
melainkan hati yang kembali kepada-Mu
dengan jiwa yang tenteram.
Datang dari Allah,
berjalan bersama Allah,
dan pulang kepada Allah —
itulah rahasia segala perjalanan cinta MMS ini.
#JalanCintaMMS
JMasjid Jami' Nurul Hidayah (Masjid Gurudin) Jakarta, 14 Juni 2026



