masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE | MEDAN - Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Kepengurusan periode 2026–2031 secara resmi dilantik oleh Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., pada Sabtu (25/7/2026) di Medan International Convention Center (MICC), Kota Medan.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri ratusan alumni HMI dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi besar keluarga alumni HMI untuk memperkuat peran strategis KAHMI sebagai mitra pemerintah dan kekuatan moral dalam mendorong pembangunan daerah maupun nasional.
Dalam kepengurusan baru tersebut, H. Rusdi Lubis, S.H., M.MA. dipercaya sebagai Koordinator Presidium MW KAHMI Sumatera Utara. Ia akan menjalankan kepemimpinan secara kolektif bersama para Presidium lainnya, yakni Dr. Hatta Ridho, S.Sos., M.S.P., Dr. Mansyur Hidayat Pasaribu, M.Pd., Muhammad Iskandar Nasution, S.E., M.S.M., Dr. Sadikin Bintang, M.M., Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., serta Prof. Dr. Hasim Purba, S.H., M.Hum.
Salah satu Presidium MW KAHMI Sumut, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengukuhan jabatan, melainkan awal dari sebuah amanah besar untuk mengabdi kepada masyarakat.
"Tauhid Sosial menjadi salah satu landasan utama kita dalam pengabdian di MW KAHMI Sumut ini," ujar Ade Parlaungan yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Labuhanbatu kepada Beritahmi.com, Sabtu (25/7/2026).
Ia menambahkan bahwa suasana pelantikan berlangsung penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan yang menjadi ciri khas KAHMI.
"Rasa kekeluargaan sangat terasa dalam prosesi pelantikan ini. Kami akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Semoga amanah ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar KAHMI di Sumatera Utara," ungkapnya.
Senada dengan itu, Presidium MW KAHMI Sumut Dr. Sadikin Bintang, M.M., menegaskan bahwa kepemimpinan di tubuh KAHMI dijalankan dengan prinsip kolektif-kolegial, sehingga seluruh anggota presidium memiliki kedudukan yang sama.
"Tidak ada kelebihan satu presidium dibanding presidium yang lain. Setiap orang akan menjadi koordinator secara bergantian. Inilah semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan organisasi," tegasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus Majelis Nasional KAHMI, di antaranya Koordinator Presidium MN KAHMI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T. dan Sekretaris MN KAHMI Syamsul Qomar.
Hadir pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, tokoh Sumatera Utara H. Sahrul Pasaribu, jajaran Pengurus MW KAHMI Sumut, Pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Sumatera Utara, akademisi, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Sumatera Utara untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai lembaga demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran alumni HMI dalam menjaga nilai-nilai moral dan kebangsaan di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi bangsa.
"Mari kita bersama-sama membangun akhlak, memerangi narkoba, menghadapi berbagai penyimpangan sosial, serta melawan berbagai persoalan yang mengancam kehidupan masyarakat, termasuk berbagai kasus yang menjadi perhatian publik di Sumatera Utara," tegas Ahmad Doli.
Pelantikan yang dihadiri ratusan alumni HMI tersebut menjadi tonggak awal kepengurusan baru MW KAHMI Sumatera Utara dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat sinergi antaralumni, sekaligus meningkatkan kontribusi pemikiran, pengabdian, dan kerja nyata bagi pembangunan Sumatera Utara.
Dengan komposisi kepengurusan yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, birokrat, praktisi, hingga tokoh masyarakat, MW KAHMI Sumatera Utara diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang kolektif, inklusif, adaptif, serta responsif terhadap dinamika pembangunan daerah dan tantangan kebangsaan di masa mendatang.
Sebagai organisasi yang menghimpun alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), KAHMI terus berkomitmen menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keumatan melalui penguatan intelektualitas, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat. Kepengurusan baru MW KAHMI Sumatera Utara pun diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya gagasan-gagasan strategis yang memberikan manfaat luas bagi kemajuan Sumatera Utara dan Indonesia.
(Redaksi)







