• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    HMI Sumut Desak Polda Usut Dugaan Permainan Beras Bulog: Jangan Jadikan Sumut Tempat Pembuangan Beras Bermutu Rendah

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Kamis, 11 Juni 2026, Juni 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T02:08:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    RADARHUKUM.SITE, Medan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara melalui Ketua Bidang Politik, Demokrasi, dan Pemerintahan Ahmad Fuadi Nasution mendesak Polda Sumatera Utara untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembiaran dan potensi penyimpangan tata kelola beras di lingkungan Bulog Sumatera Utara.

    Menurut Ahmad Fuadi Nasution, berbagai informasi yang berkembang terkait kondisi beras di sejumlah gudang Bulog harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Apalagi jika ditemukan beras yang mengalami penurunan mutu namun tetap berada dalam rantai distribusi kepada masyarakat.

    “Persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai masalah teknis biasa. Jika benar terdapat beras yang kualitasnya menurun namun tetap disalurkan kepada masyarakat, maka harus ada pihak yang bertanggung jawab. Kami menduga ada kelalaian serius, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya pembiaran yang merugikan hak masyarakat sebagai penerima manfaat,” tegas Ahmad Fuadi Nasution.

    HMI Sumut menilai masyarakat berhak memperoleh beras yang layak konsumsi dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, setiap dugaan penurunan kualitas stok beras wajib ditelusuri secara transparan dan akuntabel.

    “Jangan sampai Sumatera Utara hanya dijadikan tujuan distribusi beras yang kualitasnya sudah menurun. Rakyat Sumut bukan warga negara kelas dua. Mereka berhak mendapatkan kualitas pangan yang sama baiknya dengan masyarakat di daerah lain. Negara tidak boleh membiarkan hak dasar rakyat dipertaruhkan akibat lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola pangan,” lanjutnya.

    Atas dasar itu, HMI Sumut mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk membentuk tim khusus guna melakukan pemeriksaan terhadap kondisi stok beras di berbagai gudang Bulog yang ada di Sumatera Utara serta menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian, penyalahgunaan kewenangan, maupun praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.

    “Kami meminta Polda Sumut segera bertindak. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, maka siapapun yang terlibat harus diperiksa secara profesional dan transparan. Jangan ada pihak yang merasa kebal hukum ketika menyangkut kepentingan rakyat banyak. Pangan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan tidak boleh dijadikan objek permainan oleh pihak mana pun.”

    HMI Sumut juga meminta Perum Bulog memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait kondisi aktual stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di Sumatera Utara guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

    “Kami tidak ingin rakyat menjadi korban dari buruknya tata kelola pangan. Ketika kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat dipertaruhkan, maka negara wajib hadir dan hukum harus ditegakkan. Jangan biarkan hak rakyat dikalahkan oleh kelalaian ataupun kepentingan segelintir pihak.” pungkasnya

    Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan pihak buloq masih belum ada yang berhasil dikonfirmasi oleh media terkait permasalahan ini.

    (Redaksi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (75) Nasional (50) Medan (30) Daerah (6) Binjai (5) Tokoh (5) Langkat (4) Redaksi (4) Aceh (3) HMI (3) Hari Lahir Pancasila (3) MEDAN (3) gni (3) kakorlantas polri (3) BBM (2) BNN (2) DESALAMPISANG (2) GNI (2) HUKUM (2) KKN (2) Kriminal (2) Narkoba (2) PENDIDIKAN (2) SMAN 7 MEDAN (2) SUMUT (2) Sosial (2) Sumut (2) USK (2) #BNNP #Sumut #Narkoba #Hukum (1) #HUT #TIDAR #SUMUT #INDONESIA #POLITIK #SOSIAL (1) #Hukum #Agama #Politik #Islam (1) #hukum #politik #narkoba (1) #kadisdik #labuhanbatu (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #hukum (1) #politik #hukum #sosial (1) ACEHBESAE (1) ACEHBESAR (1) API (1) Aceh Tamiang (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BAHAYA LATEN (1) BANGSA (1) BEBAS (1) BGN (1) BNNP Sumut (1) Bahaya Laten (1) Bencana (1) Biaya (1) CANDU NEGATIF (1) Dairi (1) Dakwah (1) Edukasi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) GENERASI (1) Gratifikasi (1) Huntap (1) INDONESIA (1) IYE (1) Indonesia (1) Islamiyah (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) KARAKTER (1) KNPI (1) Kapolda (1) Kapolres (1) Kapolri (1) Kemenag (1) Korban Bencana (1) Korupsi (1) Kuala Simpang (1) Labahunbatu (1) Langka (1) Laporan Polisi (1) MAHASISWA (1) MAHASISWI (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUDA (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) Milad (1) NARKOBA (1) NARKOTIKA (1) NASIONAL (1) Narkotika (1) Pematangsiantar (1) Pemuda Pancasila (1) Pengawasan (1) Polemik HGU (1) Politik (1) Polres (1) Program MBG (1) Pujakesuma (1) Pusat (1) REKTOR (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) SELAMATKAN (1) SENAT (1) SOSIAL (1) SUMATERA UTARA (1) Sosial - Politik - Agama (1) Sumatera (1) Tamiang (1) Tanah (1) Tanah Rencong (1) Tipu Gelap (1) Transformasi Humanis (1) UNIMED (1) UNIVERSITASSYAHKUALA (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) dukung polri (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) jabodetabek (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) korupsi batu bara (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) presiden prabowo (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)