Iklan

Bawa Semangat Perubahan, Zulfi Mahzar Pohan Usung Visi Kolaborasi dan Inovasi untuk Al Washliyah Labura. Dukungan Tokoh dan Ulama Mengalir.

MEDIA ONLINE NASIONAL
Rabu, 03 Juni 2026, Juni 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T10:21:47Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE, LABUHANBATU UTARA – Musyawarah Daerah Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk periode 2026–2031 dijadwalkan akan digelar pada 14 Juni 2026 mendatang.

Menjelang pelaksanaan musda tersebut, sejumlah nama mulai mencuat sebagai bakal calon ketua, termasuk tokoh muda Al Jam’iyatul Washliyah, Zulfi Mahzar Pohan.

Kader Gerakan Pemuda Al Washliyah ini sebelumnya menjabat sebagai Ketua Majelis Pendidikan Al Washliyah Labura periode 2019–2025, serta pernah menjadi Ketua PD Isarah Labura dan Wakil Ketua GPA Kota Medan. Ia menyatakan kesiapannya membawa semangat pembaruan organisasi dengan visi “Kolaborasi dan Inovasi untuk Washliyah yang Berkemajuan.”

Pernyataan itu mendapat respons positif dari tokoh agama Labuhanbatu Utara, Ust. H. Syafru El Fauzi, Lc., M.A., yang juga putra dari tokoh Al Washliyah alm H. NASYRUDDIN ADNAN DAULAY. Ia menilai kehadiran Zulfi sebagai kader muda menjadi energi baru bagi organisasi.

Menurutnya, Zulfi merupakan sosok yang visioner dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi landasan perjuangan organisasi.

“Sebagai kader muda, Zulfi membawa visi Kolaborasi dan Inovasi untuk Washliyah yang berkemajuan, dengan fokus pada penguatan pendidikan, pemberdayaan pemuda dan Muslimat, serta pengembangan ekonomi umat melalui koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Al Jam’iyatul Washliyah perlu terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Sementara itu, Zulfi Mahzar Pohan menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan hal penting agar Washliyah tetap berkembang, adaptif, dan relevan menghadapi tantangan zaman.

Dalam keterangannya kepada awak media, ia menyampaikan bahwa dukungan dari kader, ulama, dan masyarakat menjadi motivasi sekaligus amanah besar dalam langkah pengabdiannya.

“Bagi saya, Al Jam’iyatul Washliyah bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar perjuangan untuk mencerdaskan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat,” ujar Zulfi.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi perjuangan organisasi.

“Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, dan inovasi, saya ingin mendorong Washliyah agar semakin berkontribusi bagi kemaslahatan umat dan pembangunan masyarakat,” tutupnya.

(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

Terkini