masukkan script iklan disini
RADARHUKUM.SITE ALOR - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi sukses menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru Gelombang I pada tanggal 9 Juni 2026 lalu. Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Ismail Tamalbiat,S.Pd,M.Pd di konfirmasi RADARHUKUM.SITE, Senin (15/06/2026) mengatakan dalam seleksi Gelombang pertama sebanyak 85 orang calon mahasiswa yang mengikuti seleksi dan tersebar di 4 Program Studi. Keempat Program Studi (Prodi) yaitu PGSD, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN).
Dia mengatakan dari 85 orang pendaftar online maupun manual, hampir 60% kuota sudah terisi dan menyebar di semua Prodi. Paling banyak di PKN, Matematika, Olahraga, dan PGSD," ujar Ismail.
Ismail mengatakan bahwa sebenarnya penerimaan mahasiswa Gelombang II sudah mulai dilakukan tapi karena beberapa kesibukan akademik dan pertimbangan jadwal semester mahasiswa maka belum bisa dilaksanakan. Rencananya seleksi Gelombang II akan dilakukan pada bulan Juli 2026, sambil menunggu beberapa prodi yang masih proses izin operasional. Selain seleksi, kampus juga langsung mengarahkan 85 orang mahasiswa yang mendaftar pada Gelombang I untuk mendaftar KIP Kuliah 2026. Namun KIP Kuliah tahun ini hanya dibuka untuk lulusan SMA/SMK tahun 2024, 2025, dan 2026. Bagi calon mahasiswa lulusan tahun 2022 dan 2023 yang tidak bisa daftar KIP, kampus punya strategi lain.
"Kami arahkan mereka mengurus surat rekomendasi dari gereja, masjid, desa binaan, atau lembaga pemerintah setempat. Kalau bawa rekomendasi, dapat *potongan UKT 30-50%. Potongan ini bukan cuma di awal daftar. Berdasarkan Surat Keputusan pimpinan, keringanan *berlaku sampai semester 8 atau sampai wisuda*.
"Kami sudah bersurat ke instansi pemerintah, pendidikan, dan agama. Tujuannya satu: meringankan beban keluarga yang ekonominya pas-pasan, tapi anaknya punya kemauan kuliah," ucap Ismail.
Untuk makin meringankan, sistem pembayaran UKT di kampus ini menggunakan sistim cicil 3-4 tahap per semester. "Tahap pertama 30% saat daftar. Masuk UTS bayar lagi 30%. Sisanya dilunasi saat UAS. Jadi tidak harus bayar sekaligus di awal. Dengan skema seleksi, KIP, rekomendasi potongan 30-50%, dan cicil UKT, Dia berharap tidak ada anak yang batal kuliah hanya karena kendala biaya. Pendaftaran Gelombang II akan dibuka Juli 2026. Info lengkap bisa cek ke bagian PMB kampus,"ujarnya.
(Redaksi)



