• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    85 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Gelombang I STIKIP Muhammadiyah Kalabahi.

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T11:17:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    RADARHUKUM.SITE ALOR - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi sukses menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru Gelombang I pada tanggal 9 Juni 2026 lalu.  Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Ismail Tamalbiat,S.Pd,M.Pd di konfirmasi RADARHUKUM.SITE, Senin (15/06/2026) mengatakan dalam seleksi Gelombang pertama sebanyak 85 orang calon mahasiswa yang mengikuti seleksi dan tersebar di 4 Program Studi. Keempat Program Studi (Prodi) yaitu PGSD, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN). 
    Dia mengatakan dari 85 orang pendaftar online maupun manual, hampir 60% kuota sudah terisi dan menyebar di semua Prodi. Paling banyak di PKN, Matematika, Olahraga, dan PGSD," ujar Ismail.

    Ismail mengatakan bahwa sebenarnya penerimaan mahasiswa Gelombang II sudah mulai dilakukan tapi karena beberapa kesibukan akademik dan pertimbangan jadwal semester mahasiswa maka belum bisa dilaksanakan. Rencananya seleksi Gelombang II akan dilakukan pada bulan Juli 2026, sambil menunggu beberapa prodi yang masih proses izin operasional. Selain seleksi, kampus juga langsung mengarahkan 85 orang mahasiswa yang mendaftar pada  Gelombang I untuk mendaftar KIP Kuliah 2026. Namun KIP Kuliah tahun ini hanya dibuka untuk lulusan SMA/SMK tahun 2024, 2025, dan 2026. Bagi calon mahasiswa lulusan tahun 2022 dan 2023 yang tidak bisa daftar KIP, kampus punya strategi lain.
    "Kami arahkan mereka mengurus surat rekomendasi dari gereja, masjid, desa binaan, atau lembaga pemerintah setempat. Kalau bawa rekomendasi, dapat *potongan UKT 30-50%. Potongan ini bukan cuma di awal daftar. Berdasarkan Surat Keputusan pimpinan, keringanan *berlaku sampai semester 8 atau sampai wisuda*. 
    "Kami sudah bersurat ke instansi pemerintah, pendidikan, dan agama. Tujuannya satu: meringankan beban keluarga yang ekonominya pas-pasan, tapi anaknya punya kemauan kuliah," ucap Ismail.

    Untuk makin meringankan, sistem pembayaran UKT di kampus ini menggunakan  sistim cicil 3-4 tahap per semester. "Tahap pertama 30% saat daftar. Masuk UTS bayar lagi 30%. Sisanya dilunasi saat UAS. Jadi tidak harus bayar sekaligus di awal. Dengan skema seleksi, KIP, rekomendasi potongan 30-50%, dan cicil UKT, Dia berharap tidak ada anak yang batal kuliah hanya karena kendala biaya. Pendaftaran Gelombang II akan dibuka Juli 2026. Info lengkap bisa cek ke bagian PMB kampus,"ujarnya. 

    (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (71) Nasional (49) Medan (28) Daerah (6) Tokoh (5) Binjai (4) Redaksi (4) Hari Lahir Pancasila (3) Langkat (3) gni (3) kakorlantas polri (3) Aceh (2) DESALAMPISANG (2) GNI (2) HUKUM (2) KKN (2) USK (2) #BNNP #Sumut #Narkoba #Hukum (1) #HUT #TIDAR #SUMUT #INDONESIA #POLITIK #SOSIAL (1) #Hukum #Agama #Politik #Islam (1) #hukum #politik #narkoba (1) #kadisdik #labuhanbatu (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #hukum (1) #politik #hukum #sosial (1) ACEHBESAE (1) ACEHBESAR (1) API (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BGN (1) Bencana (1) Biaya (1) Dairi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) HMI (1) IYE (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) Labahunbatu (1) MAHASISWA (1) MAHASISWI (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) NASIONAL (1) Pengawasan (1) Program MBG (1) Pusat (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) SOSIAL (1) Sosial - Politik - Agama (1) Tamiang (1) Tanah (1) Transformasi Humanis (1) UNIVERSITASSYAHKUALA (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) dukung polri (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) jabodetabek (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) korupsi batu bara (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) presiden prabowo (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)