masukkan script iklan disini
Jakarta, 11 Februari 2026 — Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi pembelajaran Al-Qur’an ngaji.ai memperkuat perannya sebagai pendamping ibadah harian umat Muslim. Tidak hanya fokus pada belajar mengaji, aplikasi ini kini menghadirkan fitur ibadah yang terstruktur dan relevan dengan kehidupan modern.
Hingga Februari 2026, ngaji.ai telah digunakan oleh 403 ribu pengguna, dengan sekitar 39 ribu pelanggan premium.
Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendamping ibadah yang praktis dan konsisten.
Chief Business Development Officer (CBDO) Vokal.ai, Fara Abdullah, menyebut transformasi ini sebagai upaya menjawab tantangan umat Muslim yang ingin lebih dekat dengan Al-Qur’an di tengah kesibukan.
“ngaji.ai hadir untuk menemani, bukan membebani. Kami ingin membantu pengguna membangun kebiasaan ibadah secara perlahan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pengembangan fitur seperti Sholat, Doa, Dzikir, dan Ikhtiar mendorong keterlibatan pengguna, dengan rata-rata durasi penggunaan harian lebih dari tujuh menit. Fitur Ikhtiar memungkinkan pengguna fokus pada satu amalan yang dijalankan bertahap selama tujuh hari.
Memasuki 2026, ngaji.ai membuka peluang kerja sama strategis dengan institusi bisnis dan pemerintah, serta menjajaki ekspansi ke pasar Asia Tenggara.
Selain itu, ngaji.ai juga memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan RumahZakat, dengan mengalokasikan 25 persen langganan premium untuk program kemanusiaan, pendidikan, dan kebencanaan.
Menyambut Ramadan, ngaji.ai mengajak umat Muslim menjadikan bulan suci sebagai awal membangun ibadah yang konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan.


