• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    Sahabat Polisi Indonesia Sumut Dukung Kapolri: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T07:30:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Medan — Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus tetap berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian tertentu.

    Pernyataan dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua SPI DPW Sumatera Utara, Burhanuddin, SE, bersama Sekretaris Jenderal SPI Sumut, Ananda Abdinesia Sitepu, SH, menanggapi sikap tegas Kapolri yang berlandaskan pada amanat reformasi dan Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000.

    Burhanuddin, SE menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan desain konstitusional yang telah melalui proses sejarah panjang pasca-reformasi, demi menjaga independensi dan profesionalisme Polri sebagai alat negara.

    “Kami dari Sahabat Polisi Indonesia DPW Sumatera Utara sangat mendukung sikap Kapolri. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden adalah amanat reformasi dan bentuk menjaga keseimbangan kekuasaan (check and balances), agar Polri tetap netral, profesional, dan tidak terseret kepentingan sektoral,” ujar Burhanuddin, Rabu 28 jan 2026.Ia juga menilai bahwa tugas Polri yang mencakup perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat, serta penegakan hukum, menuntut fleksibilitas dan jangkauan komando nasional yang kuat, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia.

    Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal SPI Sumut, Ananda Abdinesia Sitepu, SH, menambahkan bahwa pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencerminkan pemahaman yang utuh terhadap sejarah pemisahan TNI dan Polri serta prinsip demokrasi modern.

    “Apa yang disampaikan Kapolri sudah sangat jelas dan argumentatif. Polri sebagai alat negara memerlukan mekanisme pengawasan DPR, sekaligus koordinasi langsung dengan Presiden agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal, efektif, dan tetap dalam koridor hukum,” kata Ananda.

    Menurut Ananda, secara geografis dan sosiologis, Indonesia dengan lebih dari 17 ribu pulau membutuhkan institusi kepolisian yang memiliki struktur komando nasional yang kuat dan tidak terfragmentasi.

    “Menempatkan Polri di bawah Presiden justru memperkuat pelayanan publik, respons cepat terhadap gangguan kamtibmas, dan penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.

    SPI DPW Sumatera Utara berharap agar polemik terkait wacana penempatan Polri di bawah kementerian tidak berkembang menjadi isu politis yang dapat mengganggu stabilitas institusi kepolisian. SPI menilai fokus utama Polri saat ini adalah memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    (Red. TIM)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (71) Nasional (49) Medan (28) Daerah (6) Tokoh (5) Binjai (4) Redaksi (4) Hari Lahir Pancasila (3) Langkat (3) gni (3) kakorlantas polri (3) Aceh (2) DESALAMPISANG (2) GNI (2) HUKUM (2) KKN (2) USK (2) #BNNP #Sumut #Narkoba #Hukum (1) #HUT #TIDAR #SUMUT #INDONESIA #POLITIK #SOSIAL (1) #Hukum #Agama #Politik #Islam (1) #hukum #politik #narkoba (1) #kadisdik #labuhanbatu (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #hukum (1) #politik #hukum #sosial (1) ACEHBESAE (1) ACEHBESAR (1) API (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BGN (1) Bencana (1) Biaya (1) Dairi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) HMI (1) IYE (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) Labahunbatu (1) MAHASISWA (1) MAHASISWI (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) NASIONAL (1) Pengawasan (1) Program MBG (1) Pusat (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) SOSIAL (1) Sosial - Politik - Agama (1) Tamiang (1) Tanah (1) Transformasi Humanis (1) UNIVERSITASSYAHKUALA (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) dukung polri (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) jabodetabek (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) korupsi batu bara (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) presiden prabowo (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)