• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Iklan


     

    SIMALUNGUN MOVE ON: GOTONG ROYONG UNTUK BUMI HABONARON DO BONA

    MEDIA ONLINE NASIONAL
    Rabu, 15 April 2026, April 15, 2026 WIB Last Updated 2026-04-15T13:13:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    RADARHUKUM.SITE, Simalungun - Pasca berakhirnya kontestasi politik, masyarakat Kabupaten Simalungun diajak untuk segera “move on” dari polarisasi yang sempat terjadi selama masa pemilu. Seruan ini disampaikan oleh Herry Chandra ST dari Badan UMKM Indonesia (BUMI), yang menekankan pentingnya mengembalikan semangat persatuan demi pembangunan daerah. Rabu, (15/4/26).

    Menurutnya, meskipun atribut kampanye telah diturunkan, sisa-sisa kecurigaan dan perbedaan pilihan masih terasa di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dinilai tidak boleh berlarut-larut karena dapat menghambat kemajuan daerah.

    “Pemilu hanya berlangsung lima tahun sekali, sementara pembangunan berjalan setiap hari. Saat ini tidak ada lagi kubu 01 atau 02, yang ada adalah ‘Kita Simalungun’,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa seluruh elemen, baik pihak yang menang maupun yang belum berhasil, harus duduk bersama dan mengambil peran masing-masing. Mantan calon diharapkan dapat menjadi duta investasi, sementara relawan diarahkan menjadi penggerak pembangunan desa.

    Dari sisi ekonomi, Herry menyoroti masih adanya angka kemiskinan yang berkisar 9 persen, meski Simalungun memiliki potensi lahan yang luas. Ia juga menyinggung banyaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum berjalan optimal.

    Sebagai solusi, ia mendorong konsep “ekonomi jemput bola”, di mana kantor desa difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi. Program seperti satu desa satu produk dan satu kecamatan satu off-taker dinilai dapat mempercepat perputaran ekonomi. Selain itu, pemuda diharapkan mengambil peran sebagai “kader tani digital” yang menghubungkan hasil pertanian dengan pasar.

    Dalam aspek sosial, ia menilai perpecahan antarwarga kerap dipicu oleh penyebaran hoaks. Oleh karena itu, gotong royong perlu diperluas tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga dalam membersihkan informasi yang menyesatkan, membangun sistem digital desa, serta memperkuat literasi masyarakat.

    Sementara itu, dari sisi budaya, ia mengingatkan kembali makna “Habonaron Do Bona” sebagai dasar kehidupan masyarakat Simalungun yang menjunjung kebenaran dan kebaikan. Ia mengajak generasi muda untuk tetap mengenal dan melestarikan budaya lokal seperti tortor dan hiou di tengah perkembangan zaman.

    “Ukuran kemajuan bukan hanya gedung, tetapi bagaimana kita memperlakukan tanah dan sesama,” katanya.

    Ia juga mengibaratkan Simalungun sebagai sebuah perahu yang tidak akan maju jika hanya didayung oleh sebagian orang, sementara yang lain justru merusaknya karena perbedaan pilihan.

    Melalui momentum pasca pemilu ini, Herry Chandra ST mengajak seluruh elemen masyarakat—pemuda, tokoh masyarakat, pengusaha, pemerintah, hingga media—untuk bersama-sama membangun Simalungun dengan semangat gotong royong.

    “Trauma itu manusiawi, tetapi berlarut di dalamnya adalah pilihan. Hari ini kita harus memilih untuk bergerak maju demi Bumi Habonaron Do Bona yang lebih baik,” pungkasnya.

    (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    Hukum (75) Nasional (50) Medan (30) Daerah (6) Binjai (5) Tokoh (5) Langkat (4) Redaksi (4) Aceh (3) HMI (3) Hari Lahir Pancasila (3) MEDAN (3) gni (3) kakorlantas polri (3) BBM (2) BNN (2) DESALAMPISANG (2) GNI (2) HUKUM (2) KKN (2) Kriminal (2) Narkoba (2) PENDIDIKAN (2) SMAN 7 MEDAN (2) SUMUT (2) Sosial (2) Sumut (2) USK (2) #BNNP #Sumut #Narkoba #Hukum (1) #HUT #TIDAR #SUMUT #INDONESIA #POLITIK #SOSIAL (1) #Hukum #Agama #Politik #Islam (1) #hukum #politik #narkoba (1) #kadisdik #labuhanbatu (1) #opini #publik #politik #hukum #kpk #langkat #sumut (1) #politik #hukum (1) #politik #hukum #sosial (1) ACEHBESAE (1) ACEHBESAR (1) API (1) Aceh Tamiang (1) Aktivis HMI (1) Alor (1) BAHAYA LATEN (1) BANGSA (1) BEBAS (1) BGN (1) BNNP Sumut (1) Bahaya Laten (1) Bencana (1) Biaya (1) CANDU NEGATIF (1) Dairi (1) Dakwah (1) Edukasi (1) Ekonomi Masyarakat Perdesaan (1) GENERASI (1) Gratifikasi (1) Huntap (1) INDONESIA (1) IYE (1) Indonesia (1) Islamiyah (1) Jakarta (1) KAHMI LABUHANBATU SELATAN (1) KAHMI MEDAN (1) KARAKTER (1) KNPI (1) Kapolda (1) Kapolres (1) Kapolri (1) Kemenag (1) Korban Bencana (1) Korupsi (1) Kuala Simpang (1) Labahunbatu (1) Langka (1) Laporan Polisi (1) MAHASISWA (1) MAHASISWI (1) MBG (1) MKN APUDSI (1) MUDA (1) MUI (1) Mahasiswa (1) Mataram (1) Milad (1) NARKOBA (1) NARKOTIKA (1) NASIONAL (1) Narkotika (1) Pematangsiantar (1) Pemuda Pancasila (1) Pengawasan (1) Polemik HGU (1) Politik (1) Polres (1) Program MBG (1) Pujakesuma (1) Pusat (1) REKTOR (1) Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala (1) SELAMATKAN (1) SENAT (1) SOSIAL (1) SUMATERA UTARA (1) Sosial - Politik - Agama (1) Sumatera (1) Tamiang (1) Tanah (1) Tanah Rencong (1) Tipu Gelap (1) Transformasi Humanis (1) UNIMED (1) UNIVERSITASSYAHKUALA (1) agus suryonugroho (1) akbar himawan bukhori (1) aksi jilid ll (1) apii (1) armed (1) banjir sumatera (1) bantuan bencana (1) cendikiawan muslim (1) dema uinsu (1) desak periksa rektor (1) diskusi publik (1) dukung polri (1) figur inklusif (1) gelar doktor (1) hasyim se (1) icmi (1) irjen pol agus (1) irjen pol agus suryonugroho (1) jabodetabek (1) kakorlantar polri (1) kejaksaan agung (1) kepala BGN (1) kepentingan masyarakat (1) kepercayaan publik (1) kompolnas (1) korps lalu lintas (1) korupsi batu bara (1) mahasiswa (1) makan bergizi gratis (1) mobil mbg tabrak siswa (1) ngaji ai (1) opini liar (1) pemikiran cak nur (1) pemimpin medan (1) polisi humanis (1) polri (1) polri humanis (1) presiden prabowo (1) ramadhan (1) reformasi polri (1) rektor uinsu (1) sambut ramadhan (1) siswa (1) transformasi polri (1) uinsu (1) univ paramadina (1) yayasan al azhar (1)