radarhukum.site, ASAHAN — Gelombang kemarahan publik terhadap kasus predator anak di Kabupaten Asahan mencapai titik didih. Anggota DPR RI, Ahmadi Doli Kurnia, melontarkan pernyataan keras dan tanpa kompromi: negara tidak boleh kalah dari kejahatan yang merampas masa depan anak-anak Indonesia. Sabtu, (28/02/26).
Dalam sikap tegas yang bernada perlawanan terbuka, ia menyatakan perang terhadap para pelaku kekerasan dan eksploitasi anak.
“PERANGI PREDATOR ANAK! Saya akan hadapi siapa pun kalian!” tegasnya.
Menurutnya, meskipun anak merupakan tanggung jawab utama orang tua, Konstitusi Republik Indonesia secara jelas menegaskan bahwa perlindungan anak adalah kewajiban negara. Pemerintah, aparat hukum, dan seluruh elemen bangsa tidak boleh lagi bersikap lunak terhadap kejahatan yang disebutnya sebagai penyakit sosial paling busuk.
Ia menegaskan bahwa anak-anak di Kabupaten Asahan bukan sekadar korban lokal, melainkan simbol masa depan bangsa yang sedang diserang oleh kejahatan moral.
“Anak-anak Indonesia adalah masa depan negara. Jika mereka tidak dilindungi hari ini, maka bangsa ini sedang menggali kuburnya sendiri,” ujarnya.
Seruan tersebut sekaligus menjadi ajakan mobilisasi sosial nasional. Ia meminta orang tua, masyarakat sipil, tokoh agama, pendidik, hingga aparat penegak hukum bersatu membentuk benteng perlindungan anak yang nyata, bukan sekadar slogan.
Dalam pernyataan paling kerasnya, ia mengirim pesan langsung kepada para pelaku:
“Saya akan HADAPI kalian. SIAPA PUN kalian. Saya PERANG melawan kalian.”
Pernyataan ini memicu gelombang dukungan publik di media sosial dengan tagar:
#PerangiPredatorAnak
#LindungiAnakIndonesia
#AsahanBangkit
Kasus di Kabupaten Asahan kini menjadi alarm nasional—bahwa kejahatan terhadap anak bukan lagi persoalan hukum biasa, melainkan darurat moral yang menuntut tindakan luar biasa.
Negara ditantang untuk membuktikan: apakah hukum benar-benar berdiri di pihak anak-anak, atau justru memberi ruang bagi para predator untuk terus hidup dalam bayang-bayang impunitas.
Redaksi : Muhammad Mas'ud Silalahi., S.Sos


