• Jelajahi

    Copyright © RADAR HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dai Muda Kota Medan dihadirkan di Simpul Kota

    REDAKSI
    Sabtu, 21 Februari 2026, Februari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T19:51:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    radarhukum.site, Medan - Salah satu Dai Muda Kota Medan Ustadz Fahmi Huseini Lubis, SE yang juga Ketua Ikatan Da’i Muda Indonesia Kota Medan dihadirkan pada agenda Ceramah Menyambut Berbuka Puasa di Cafe Simpul Kota yang berada di Kesawan Medan.

    Sebelum memulai ceramah, ia mengawalinya dengan sebuah pantun, 
    Kota Medan Kotanya Para Ketua
    Ada Istana Maimun ada Masjid Raya
    Bila Hendak Berbuka Puasa
    Ke Simpul Kota tempatnya estetik dan luar biasa.

    Dalam Ceramahnya, Ustadz Fahmi membahas Tentang Puasa sesuai Al Qur’an Surah Al Baqarah Ayat 183 Posisi sebelah kiri baris kedua bahwa seruan berpuasa ini disampaikan kepada Orang-orang yang beriman, lantas ada pertanyaan, kenapa kepada hanya orang-orang yang beriman? Karena Ibadah Puasa adalah Ibadahnya orang beriman tidak semua orang mampu melaksanakannya dengan baik dan benar. Puasa itu juga mempunyai arti Al-Imsak yaitu Menahan, serta secara termologi adalah Menahan diri dari Perbuatan keji dan munkar. Setalah itu Disampaikan dalam Al Qur’an bahwa orang-orang yang berpuasa itu akan mendapatkan Gelar Ketaqwaan. Apa ciri orang bertaqwa itu? Yaitu menjalankan segala Perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Serta senantiasa senantiasa berbuat kebajikan di Jalan-Nya.

    Lanjutnya, Ustadz Fahmi juga menyampaikan tentang pemuda: Masa Terbaik dan Paling Berharga dalam Hidup, seyogyanya kita sebagai Kaum Muda atau yang lebih tenar dengan sebutan Gen-Z atau Generasi Milenial harus memaksimalkan Ibadah kita di Bulan Suci Ramadhan ini, sebagaimana Hadis Rasulullah SAW. Yang berbunyi: Ightanim Khomsan Qobla Khomsin; Syababaka Qobla Haroomika. Artinya Pergunakanlah masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Dari hadis ini jelas bahwa ada perintah dari Rasulullah untuk ummatnya bahwa senantiasa mempergunakan waktunya ketika masa muda, karena konteksnya adalah Syabab yang berarti pemuda.  Sebab Pemuda itu sangat memiliki tenaga, semangat yang tinggi, memiliki pikiran yang cepat, memiliki peluang yang besar untuk sukses dan memiliki kesempatan yang panjang untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, Islam sangat menaruh perhatian besar kepada pemuda. Sebagaimana Rasulullah Bersabda yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan At-Tirmidzi, yang artinya: Tidak ada bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang empat perkara: Pertama tentang umurnya untuk apa dihabiskannya, kedua tentang tubuhnya untuk apa digunakannya, ketika tentang ilmu bagaimana mengamalkannya, dan keempat tentang harta dari mana ia dapatkan dan kemana membelanjakannya (menginfakkannya). Dari hadis ini jelas bahwa kita semua akan dipertanyakan tentang 4 hal ini, maka dari itu sebaiknya lah kita mempersiapkan jawaban itu, apakah untuk kebaikan atau untuk keburukan yang akan menjadi jawaban kita.

    Setelah kajian, Ustadz Fahmi menyampaikan kepada awak media, jarang-jarang ada cafe seperti ini, Sebelum berbuka puasa ada kajian Gen-Z nya serta ada Live Musik religi di cafe ini, tempat ini sangat rekomendasi bagi kaum Milenial atau Gen-Z yang ingin buka bersama selain itu juga lokasinya luar biasa sangat nyaman dan estetik. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini