Iklan

Silaturahmi Akbar Tarekat Naqsyabandiyah di Labuhanbatu Utara: Ribuan Jamaah Berkumpul dikediaman Haji Buyung

MEDIA ONLINE NASIONAL
Senin, 22 Juni 2026, Juni 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-22T16:19:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
RADARHUKUM SITE, Labura – Ribuan jamaah dan para mursyid Tarekat Naqsyabandiyah menghadiri kegiatan silaturahmi akbar yang digelar di Aek Kota Batu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para mursyid, tuan guru, serta jamaah dari berbagai wilayah di Sumatera Utara dan sekitarnya, di antaranya Labuhanbatu Raya, Simalungun, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta), hingga Provinsi Riau.  Kehadiran lintas daerah ini menunjukkan kuatnya ikatan ukhuwah dan soliditas antarjamaah Tarekat Naqsyabandiyah.

Silaturahmi akbar ini digelar sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat amalan serta syiar Tarekat Naqsyabandiyah di tengah masyarakat. 

Selain menjadi ajang pertemuan spiritual, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum memperkokoh persatuan dan meningkatkan kualitas pengamalan keagamaan para jamaah.

Para peserta menilai pertemuan tersebut memiliki arti penting dalam mempererat hubungan antara mursyid dan jamaah, sekaligus memperkuat jaringan spiritual lintas daerah yang selama ini telah terjalin.

Dalam kesempatan itu, jamaah dan para mursyid juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada tokoh Sumatera Utara, H. Buyung Sitorus, atas fasilitasi dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan silaturahmi akbar tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tuan Guru Basilam Langkat Syekh Dr. H. Zikmal Fuad, Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Samsul Tanjung, serta Ketua DPRD Labuhanbatu Utara Rimba Bertuah Sitorus.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan. Para tokoh dan peserta berharap silaturahmi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta memperkokoh eksistensi dan pengamalan Tarekat Naqsyabandiyah di berbagai daerah.

(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

Terkini